Love Another

Matius 22:37-39

                Seaneh apa tetanggamu? Hidup dengan sesama ada yang menyenangkan dan ada juga yang tidak menyenangkan. Ada sebuah tradisi imlek yang bagus tentang mengasihi yaitu, waktu imlek setiap keluarga harus membuka rumahnya untuk semua orang termasuk untuk orang yang sedang menjadi musuh dalam kehidupannya. Mengasihi orang itu memang tidaklah muda, tetapi ketika kita mau belajar untuk mengasihi sesama dan yang harus kita perbuat adalah,

  1. Mengalami Kasih Tuhan Lebih Dulu.

Dosa membuat kita tidak bisa mengasihi meskipun itu istri kita sendiri, seperti apa yang dialami adam. Adam yang dahulu mencintai hawa, tetapi semua berubah ketika dosa sudah ada dalam diri mereka, mereka menjadi saling menyalahkan. Dalam keadaan berdosa, Adam membutuhkan kasih Allah sehingga hubungan mereka menjadi lebih baik dan kasih Allah itu didapati dengan inisiatif, bukan kita. Ketika Allah datang kepada manusia pertama ada hewan yang dikorbankan sebagai tanda kasih. Yesus adalah penggenapan kasih yang sempurna, yang tak bersyarat yang bisa menolong kita mengasihi. Biarlah Tuhan yang boleh menginfus kita sehingga kita bisa mengasihi mengasihi diri kita dan kita bisa mengasihi orang lain.

  1. Semakin beres dengan diri sendiri.

Bertanyalah kepada diri apakah kit aini beres dengan hidup kita atau bertanyalah kepada ornag terdekat kita seperti apakah kita? Sehingga kita tahu bagaimana kita memperbaiki diri. Mari kita terus belajar untuk mengavaluasi diri kita sehingga kita menjadi beres. Contoh Yefta, anak yang tidak diinginkan, tetapi karena Allah dan dia beres dihadapan Allah dia bisa dipakai Tuhan. Musa juga membunuh prajurit untuk membela sesamanya, tetapi ternyata diketahui dan ada banyak tokoh alkitab yang tidak beres tetapi mereka datang untuk membereskan sehingga mereka menjadi bisa mengasihi sesama.

  1. Mengasihi sesama yang disebut dengan “neighbor”.

Neighbor itu adalah yang dekat secara fisik, keluarga, sahabat dan juga sesama. Tetangga yang dekat dengan kita itulah yang harus kita kasihi meskipun itu menjengkelkan. Neighbor kita juga adalah keluarga kita yang harus kita mulai kasihi dan juga berikan kasih.

Berdoalah untuk orang yang tidak kita suka, belajarlah untuk mengasihi orang dengan memberikan semangat. Belajarlah berbagi dan berkorban yang kita lakukan bukan demi diri kita tetapi demi injil Tuhan Yesus Kristus. Cintailah sesamamu demi Injil, sebab dirimu sudah lunas dibayar untuk melakukannya! Kita sudah lunas dibayar dan semua itu demi injil Tuhan.

Penulis: Pdt. Hadi Sugianto Lie